Rabu, 08 April 2015

Belajar Basis Data yuk guys :D

Basis Data

Pangkalan data atau basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.

1. Data Definition Language
Data Definition Language (DDL) adalah bahasa basis data yang digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, dan menghapus basis data serta objek-objek yang diperlukan, seperti table, view, user, index dan sebagainya. DDL biasa digunakan oleh Data Base Administrator (DBA) dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Perntah yang umum di DDL adalah:

Berikut adalah contoh perintah DDL yang digunakan pada MySQL. Klik pada link untuk melihat rincian penggunaan dari perintah tersebut.
  • Pembuatan (CREATE)
    • CREATE DATABASE
    • CREATE FUNCTION
    • CREATE INDEX
    • CREATE PROCEDURE
    • CREATE TABLE
    • CREATE TRIGGER
    • CREATE VIEW
  • Perubahan (ALTER & RENAME)
    • ALTER DATABASE
    • ALTER FUNCTION
    • ALTER PROCEDURE
    • ALTER TABLE
    • ALTER VIEW
    • RENAME TABLE
  • Penghapusan (DROP)
    • DROP DATABASE
    • DROP FUNCTION
    • DROP INDEX
    • DROP PROCEDURE
    • DROP TABLE
    • DROP TRIGGER
    • DROP VIEW
2. Data Manipulation Language
Data Manipulation Language (DML) adalah bahasa/perintah SQL yang berfungsi untuk memanipulasi data yang ada di dalam basis data(database), dan digunakan untuk mengambil, memasukkan, memodifikasi, bahkan menghapus informasi/isi yang ada didalam database tersebut. Beberapa kegunaan DML adalah sebagai berikut :
a. Pengambilan informasi yang disimpan dalam basis data (Select)
b. Penyisipan informasi baru ke basis data (Insert)
c. Penghapusan informasi dari basis data (Delete)
d. Modifikasi informasi yang disimpan dalam basis data (Update)


3. ER-D (Entity Relationship Diagram)
ER-D merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. ER-D untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.    
  Menurut salah satu para ahli, Brady dan Loonam (2010), Entity Relationship diagram (ER-D) merupakan teknik yang digunakan untuk memodelkan kebutuhan data dari suatu organisasi, biasanya oleh System Analys dalam tahap analisis persyaratan proyek pengembangan system. Sementara seolah-olah teknik diagram atau alat peraga memberikan dasar untuk desain database relasional yang mendasari sistem informasi yang dikembangkan. ERD bersama-sama dengan detail pendukung merupakan model data yang pada gilirannya digunakan sebagai spesifikasi untuk database.
Adapun komponen ER-Diagram adalah sebagai berikut:
a. Entitas
Entitas didefinisikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Sederhananya, entitas dikenal sebagai suatu objek yang dapat dibedakan dengan objek lainnya di dalam dunia nyata. Entitas di dalam ER-D direpresentasikan oleh bangun datar persegi panjang. Adapun beberapa contoh entitas adalah sebagai berikut: siswa, pegawai, guru, mobil, dan seterusnya

b. Atribut
Atribut merupakan karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut. Atribut di dalam ER-D direpresentasikan dalam bentuk bangun datar oval.
Adapun beberapa contoh atribut adalah sebagai berikut:
nomor_induk_siswa, nama, alamat, dan seterusnya.
c. Relasi
Relasi didefinisikan sebagai hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Sederhananya, relasi dikenal sebagai hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entitas. Relasi pada ER-D direpresentasikan dalam bentuk bangun datar belah ketupat. Adapun beberapa contoh relasi adalah sebagai berikut: mengontrak, transaksi, dan mengepalai.
d. Kardinalitas
Kardinalitas relasi menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas lain. Adapun kardinalitas yang terjadi diantara dua himpunan entitas adalah sebagai berikut:

a. One to One
Kardinalitas ini terjadi apabila entitas (aku) berhubungan dengan paling banyak satu entitas (kamu), begitu pun sebaliknya. Sederhananya, relasi tabel one-to-one merupakan relasi 2 tabel dengan primary key (pk) dan foreign key (fk) dengan meletakkan kolom one-to-one ke tabel baru. Sebenarnya relasi ini jarang digunakan.

Adapun beberapa alasan relasi ini digunakan adalah sebagai berikut:
·         Memindahkan data ke tabel lain memungkinkan untuk membuat query yang lebih cepat;
·         Mengisolasi dan menghindarkan nilai NULL pada tabel utama;
·         Membuat sebagian data susah diakses.

Mari kita lihat contoh perancangannya:

 

b. One to Many dan Many to One
Kardinalitas One to Many terjadi apabila entitas (aku) berhubungan dengan banyak entitas (kamu, dia_1, dia_n), tetapi tidak berlaku sebaliknya, dalam artian entitas (kamu, dia_1, dia_n) hanya berhubungan dengan satu entitas (aku). Kardinalitas Many to One terjadi apabila entitas (saya_1, saya_2, saya_n) berhubungan dengan satu entitas (kamu), tetapi tidak berlaku sebaliknya, dala artian entitas (kamu) berhubungan dengan banyak entitas (saya_1, saya_2, saya_n).
Relasi One to Many terjadi apabila sebuah data yang ada pada tabel pertama memiliki beberapa data yang sama pada tabel kedua. Pada relasi ini hanya diizinkan sebuah data pada tabel pertama dan tabel kedua boleh memiliki beberapa data yang sama dengan tabel pertama. Relasi Many to One berlaku sebaliknya. 

c. Many to many
Kardinalitas Many to Many terjadi apabila banyak entitas (saya, dia_1, dia_n) berhubungan dengan banyak entitas (kamu, kamuu, kamuuu). Relasi Many to Many terjadi apabila sebuah data yang ada pada tabel pertama memiliki beberapa data yang sama pada table kedua, dan sebuah data yang ada pada tabel kedua juga memiliki beberapa data yang sama pada tabel pertama. Pada relasi ini, table pertama dan kedua diizinkan memiliki beberapa data yang sama dengan kedua table tersebut. Mari kita simak perancangan berikut yang melibakan entitas dosen, mahasiswa, dan relasi mengajar.

 
Contoh ERD Jual Beli



4. Fungsi Aggregasi
    Fungsi aggregasi adalah fungsi matematika sederhana dalam SQL. Biasanya fungsi aggregasi ini digunakan pada bagian SELECT untuk melakukan perhitungan dengan melibatkan sekumpulan data atau nilai.

a.   AVG()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata sekelompok nilai dari sebuah kolom (field) numerik.
Perintah umum:

SELECT AVG(nama_field) From nama_tabel;

b.  COUNT()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai jumlah data (baris/record) dari sekelompok data tabel maupun view.
Perintah umum:
SELECT COUNT(nama_field) From nama_tabel;

c. MAX()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai tertinggi sekelompok nilai dari sebuah kolom (field) numerik.
Perintah umum:
SELECT MAX(nama_field) From nama_tabel;

d. MIN()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai terendah dari sebuah kolom (field) numeric
Perintah umum:
SELECT MIN(nama_field) From nama_tabel;

e. SUM()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai total jumlah sekelompok dari sebuah kolom (field)
numerik..
Perintah umum:
SELECT SUM(nama_field) From nama_tabel;

f. ROUND()
Fungsi ini digunakan untuk melengkapi bidang numerik dengan jumlah desimal yang ditentukan.
Perintah umum:
SELECT ROUND(nama_field,jumlah_decimal) From nama_tabel;

g. STDDEV_POP()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart deviasi populasi.
Perintah umum:
SELECT STDDEV_POP(nama_field) From nama_tabel;

h. VAR_POP()
Fungsi ini digunakan untuk menghasilkan nilai standart varian populasi.
Perintah umum:
SELECT VAR_POP(nama_field) From nama_tabel;

5. Fungsi Grouping

a. Order By
Order by adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan data secara terurut berdasarkan nilai tertentu. Order by dikelompok menjadi 2 jenis yaitu ascending (data diurutkan dari yang terkecil ke terbesar) dan descending(data diurutkan dari yang terbesar ke terkecil).

b. Group By
Group by merupakan perintah yang digunakan untuk mengelompokan beberapa data pada perintah SELECT;
Perintah Umum :
SELECT *FROM(nama_tabel) GROUP BY atribut;

c. Having
Fungsi Having terkait dengan GROUP BY dan AGREGASI. Biasanya digunakan untuk menentukan kondisi tertentu pada group by dan kondisi tersebut berkaitan dengan fungsi agrgasi. Fungsi HAVING sebenarnya memiliki kemiripan dengan WHERE dalam penggunaannya. HAVING digunakan dalam SQL karena WHERE tidak dapat digunakan dengan fungsi agregasi.
Perintah Umum
SELECT atribut FROM nama_tabel GROUP BY atribut HAVING fungsi_agregasi

d. View
View dapat disebut sebagai sebuah table semu/bayangan. Data-data pada table view dapat merupakan gabungan dari data pada tabe-tabel lain. View dapat digunakan untuk membatasi pengaksesan atas sebuah table tertentu, jadi user hanya boleh melihat table yang berisi data-data secara spesifik.
Perintah umum:
CREATE VIEW NAMA_VIEW AS<QUERY>
Untuk Menampilkan :
SELECT * FROM Nama_Tabel_semu_yg_telah_dibuat;



 Yuk Kita Praktekan penggunaan syntaxnya gimana :D

Nah ini membuat database Reservasi Tiket :D

CREATE DATABASE Pesan_Tiket_Pesawat; (Membuat Database)
USE Pesan_Tiket_Pesawat (Menggunakan Database Pesawat)

(Membuat Tabel pesewat)
create table pesawat(
kd_pesawat varchar (10) primary key,
nama_pesawat varchar (20) not null,
kelas varchar(15) not null,
harga_tiket int(15) not null);

(Membuat Tabel Penumpang)
create table penumpang(
ktp_penumpang varchar(30) primary key,
nama_penumpang varchar(30) not null,
alamat_penumpang varchar(30) not null,
kontak_penumpang varchar(30) not null);

(Membuat Tabel Karyawan)
create table karyawan(
id_karyawan varchar(10) primary key,
nama_karyawan varchar(20) not null,
alamat_karyawan varchar(20) not null,
kontak_karyawan varchar(20) not null);

(Membuat Tabel reservasi)
create table reservasi(
id_reservasi int auto_increment primary key,
kd_pesawat varchar (10) not null,
ktp_penumpang varchar(30) not null,
id_karyawan varchar(10) not null,
tgl_transaksi date not null,
jml_tiket int(5) not null,
foreign key(kd_pesawat) references pesawat(kd_pesawat),
foreign key(ktp_penumpang) references penumpang(ktp_penumpang),
foreign key(id_karyawan) references karyawan (id_karyawan));

(Mengisi Tabel pesewat)
insert into pesawat values
('BB-896','Batik Api','Eksekutif',1600000),
('GA-654','Perkutut Indonesia','Eksekutif',1700000),
('IW-184','Sayap Api','Bisnis',1200000),
('JT-300','Singa Air','Ekonomi',470000),
('QG-122','Desalink','Ekonomi',512000),
('QZ-751','Air Asean','Ekonomi',400000),
('SJ-232','Sriwijaya Api','Bisnis',970000);

Nah Ini loh Hasil membuat tabel pesawat








(Mengisi Tabel penumpang)
insert into penumpang values
('0437121105660005','Novika Andhani','Karangpawitan','08979968239'),
('2930031209780002','Fambi Alda T','Sukaregang','089669454410'),
('2930080212770003','Indra Kosasih','KiaraKoneng','081137493724'),
('3940991111680004','Rianti Kesumawati','Taroggong','085585859394'),
('4382321310650004','Reza Mughni Anugrah','Cisurupan','089884936759'),
('4392112912670003','Dhani Romadon','Panorama','085154354376'),
('4395102209990001','Widianto Wiwi','Jl. H. Abdul','081184934343'),
('4402112305670003','Ahmad Kamal','Jl. Sangkurian','081634454643'),
('4823060810790002','Jefri Omega','Banjarejo','089984037475'),
('4948061702950005','Misbah Nasirudin','Jl. Palesiran','085685973958'),
('5464092309790001','Wiguna Manda','Jl. Sukawening','085185837639'),
('8463032404970001','Lutfi Amalia Latifah','Wanaraja','081292932939');

Nah Ini lho hasil Membuat tabel Penumpangnya

















(Mengisi Tabel karyawan)
insert into karyawan values
('PB003','Andi Rahmandi','Jl. Kuda Liar','085829384928'),
('PB007','Irsyad Ramadan','Gang Pahlawan','087483748373'),
('PJ015','Arief Novianto','Gang Kelinci','085643332262'),
('PJ023','Hazmi Ramadan','Jl. Batu','077984839574'),
('PJ033','Rizki Cahyana','Gang cempaka 01','081123049382'),
('PJ050','Risda Zaidah','Gang Buntu','080011333432'),
('PJ087','Abdul Aziz','Jl. Sempit','099832573924'),
('PJ092','Nurhidayanti','Gang Motor','086434353432');

(Mengisi Tabel Reservasi)
insert into reservasi values
(null,'BB-896','3940991111680004','PJ015','2015-03-25',2),
(null,'QG-122','4392112912670003','PB003','2015-03-01',1),
(null,'QG-122','4948061702950005','PJ033','2015-03-05',1),
(null,'BB-896','4395102209990001','PJ015','2015-03-17',1),
(null,'BB-896','5464092309790001','PJ015','2015-03-17',1),
(null,'BB-896','4823060810790002','PJ033','2015-03-04',1),
(null,'BB-896','3940991111680004','PJ033','2015-03-04',1),
(null,'QG-122','4392112912670003','PJ033','2015-03-10',1),
(null,'QG-122','8463032404970001','PJ033','2015-03-10',1),
(null,'QZ-751','4823060810790002','PJ023','2015-03-01',2),
(null,'QZ-751','4392112912670003','PJ023','2015-03-01',2),
(null,'JT-300','3940991111680004','PJ033','2015-03-15',1),
(null,'JT-300','4395102209990001','PJ033','2015-03-15',1),
(null,'IW-184','2930080212770003','PB007','2015-03-14',2),
(null,'IW-184','3940991111680004','PB007','2015-03-14',2),
(null,'QG-122','2930080212770003','PJ015','2015-03-07',2),
(null,'QG-122','5464092309790001','PJ015','2015-03-07',2);





















select round(AVG(harga_tiket),2) as rata_rata from pesawat ;

select count(id_reservasi) from reservasi;

select max(harga_tiket) from pesawat;

select min(harga_tiket) from pesawat;

select sum(jml_tiket) from reservasi;

select a.id_reservasi, b.nama_penumpang, c.nama_pesawat, c.kelas, c.harga_tiket, a.jml_tiket, a.tgl_transaksi
from reservasi a, penumpang b, pesawat c
where b.ktp_penumpang=a.ktp_penumpang and c.kd_pesawat=a.kd_pesawat
group by id_reservasi, nama_pesawat ;

select a.nama_pesawat,b.nama_penumpang,c.nama_karyawan,d.tgl_transaksi
from pesawat a,penumpang b,karyawan c,reservasi d
where a.kd_pesawat=d.kd_pesawat and b.ktp_penumpang=d.ktp_penumpang and c.id_karyawan=d.id_karyawan order by tgl_transaksi;

select a.id_reservasi, a.tgl_transaksi, b.nama_penumpang, a.jml_tiket, a.jml_tiket*c.harga_tiket total_harga
from reservasi a, penumpang b, pesawat c
where b.ktp_penumpang=a.ktp_penumpang and c.kd_pesawat=a.kd_pesawat
order by a.jml_tiket*c.harga_tiket desc;

create view V_rePelanggan as select a.id_reservasi, a.tgl_transaksi, b.nama_penumpang, a.jml_tiket, a.jml_tiket*c.harga_tiket total_harga
from reservasi as a, penumpang as b, pesawat as c 
where b.ktp_penumpang=a.ktp_penumpang and c.kd_pesawat=a.kd_pesawat order by a.jml_tiket*c.harga_tiket desc;


create view V_dtReservasi as select a.nama_pesawat, b.nama_penumpang, c.nama_karyawan, d.jml_tiket
from pesawat as a, penumpang as b, karyawan as c, reservasi as d
where a.kd_pesawat=d.kd_pesawat and b.ktp_penumpang=d.ktp_penumpang and c.id_karyawan=d.id_karyawan;



select * from V_dtReservasi group by nama_pesawat order by jml_tiket desc;







Rabu, 12 November 2014

Masalah di Indonesia

indonesia dengan berjuta keanekaragaman suku bangsa, sumber daya dan kekayaan yang sangat luar biasa masih memiliki berbagai masalah di dalamnya.

mari kita contohkan :)

dari segi Pendidikan : kurikulum di indonesia yang sering kali di ubah, membuat perbedaan yg cukup mencolok dari lulusanya, ada banyak siswa yang mengeluh tentang kurikulum yg mungkin cenderung membingungkan, para guru saja harus menjalankan kurikulum yang baru dengan lama pelatihan yang sebentar saja.

dari segi Sosial : masih banyak kita di indonesia, mengalami berbagai kejjahatan yang berhubungan dengan ham, banyak orang yang terdiskriminasi, namun mungkin tidak separah yang dulu

dari segi Ekonomi : indonesia memang memiliki banyak peluang untuk meningkatakan daya ekonomi di indonesia, akan tetapi sedikitnya orang yang berinovasi menutup peluang itu, sekarang banyak pengangguran dimana saja.


nah itu mungkin sedikit tentang masalah di indonesia :D

MANAJEMEN DIRI

Manajemen diri adalah suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk bisa mengukur kemampuan mengendalikan dirinya sendiri,

dalam manajemen diri kita juga bisa mempelajari berbagai sisi aspek kehidupan diri
seperti kecerdasan kita, kemampuan mengelola waktu, kemampuan kita dalam berorganisasi dan lain sebagainya, kita juga bisa tau sesuatu itu benar atau salah. baik dilakukan atau tidak.

pada intinya manajemen diri itu bisa mengenal diri kita lebih dalam mulai dari Spiritual, Emosional dan Intelektual kita.

Kamis, 06 November 2014

Sistem Power Windows

1. Pengertian

   Sistem power window merupakan rangkaian dari electrical body yang berfungsi untuk membuka dan menutup kaca pintu dengan mengunakan saklar, dimana saklar power window terpasang pada sisi bagian dalam pintu.

2. Fungsi

   Mekanisme pengangkat (regulator power window) adalah komponen terpenting pada sistem power window. Sebuah motor listrik kecil yang melekat pada regulator dengan menggunakan rasio gigi yang memberikan tenaga putar yang cukup untuk mengangkat jendela kaca mobil, sekaligus menjaga agar kaca jendela mampu naik/turun dengan lancar.


3.  Komponen Sistem Power Window

a.    Saklar Utama Power Window
Saklar utama power window terdiri dari saklar yang mengontrol semua sistem power window dan menggerakan semua motor power window dan saklar penguncian jendela untuk membuat proses menutup dan membuka jendela tidak terjadi kecuali pada jendela pengemudi.


Saklar Utama Power Window


b.  Saklar Tunggal Power Window
    Masing - masing saklar power window berfungsi untuk menggerakan motor power window dari masing - masing kaca pintu. Letak dari saklar power window ada pada masing – masing pintu penumpang.

c. Motor Power Window
   Motor penggerak regulator berputar searah jarum jam atau arah sebaliknya menggerakan regulator jendela untuk dirubah menjadi gerak naik turun. Jenis motor yang digunakan pada sistem power window adalah motor DC. Motor listrik menggunakan energi listrik dan energi magnet untuk menghasilkan energi mekanis. Operasi motor tergantung pada interaksi dua medan magnet. Secara sederhana dikatakan bahwa motor listrik bekerja dengan prinsip bahwa dua medan magnet dapat dibuat berinteraksi untuk menghasilkan gerakan. Tujuan motor adalah untuk menghasilkan gaya yang menggerakkan (torsi).


Motor power window


d. Relay 
  Relay adalah komponen berupa saklar elektronik yang digerakkan oleh arus listrik. Terdapat berbagai macam relay diantaranya relay normaly closed, relay normally open dan relay kombinasi. Secara prinsip, relay merupakan tuas saklar dengan lilitan kawat pada batang besi (solenoid) didekatnya. Ketika solenoid dialiri arus listrik, tuas akan tertarik karena adanya gaya magnet yang terjadi pada solenoid sehingga kontak saklar akan menutup. Saat arus dihentikan, gaya magnet akan hilang, tuas akan kembali ke posisi semula dan kontak saklar kembali terbuka.


Relay
                                     

e. Fuse
  Fuse adalah komponen yang banyak digunakan sebagai pencegah kerusakan rangkaian akibat kelebihan arus. Sekering mempunyai bagian yang mudah meleleh akibat aliran arus yang dilindungi oleh badan sekering yang biasanya terbuat dari tabung kaca atau plastik, tegangan baterai diberikan melalui bagian batang 13penghantar utama. Salah satu ujung sekering dihubungkan dengan bagian tersebut dan satu ujung lainnya dihubungkan dengan rangkaian yang diamankannya. 
    Sekering yang dipakai pada kendaraan dapat dikelompokan menjadi dua macam, yaitu sekring tipe tabung kaca (cartridge) dan sekering tipe bilah (blade). Sekering tipe tabung kaca berbentuk silinder yang pada bagian ujungnya terdapat penutup yang terbuat dari logam yang di dalamnya juga terhubung dengan elemen logam pengaman. Sekering jenis bilah bentuknya pipih dengan dua kaki yang dapat diselipkan pada dudukan sekering. Kaki sekering tersebut satu sama lain terhubung melalui elemen logam tipis sebagai elemen pengaman 


Fuse

f.  Kunci kontak
Dalam rangkaian kelistrikan mobil kunci kontak (KK) berfungsi untuk menyambung dan memutus arus aliran listrik dari baterai ke sistem pengapian, sistem penerangan, sistem pengisian, 14 sistem AC dan sistem lain yang membutuhkan arus listrik. Pada sistem power window, kunci kontak berfungsi untuk mentransmisikan sinyal ON, ACC atau LOCK ke saklar utama power window. Sinyal ini dipakai hanya untuk mengontrol fungsi key-off dari power window.

Kunci Kontak



g.  Baterai
 Secara umum baterai digunakan pada suatu kendaraan yang berfungsi sebagai sumber energi listrik pada kendaraan. Pada rangkaian power window baterai berfungsi sebagai sumber arus utama yang digunakan untuk memberikan arus pada motor power window dan alirannya dikontrol oleh saklar power window.

Baterai






4.  Cara Kerja



Saat kunci kontak posisi ON arus dari baterai menuju sekering ke terminal 1 relay – terminal 3 – massa, akibatnya gulungan relay menjadi magnet dan titik kontak akan berhubungan dan arus mengalir ke terminal 2 relay dari baterai ke terminal 4 relay – terminal 1 saklar power window master switch dan arus mengalir ke terminal 5 power window switch. (Toyota electrical wiring diagram work book). energi dari baterai sebagai sumber listrik di ubah menjadi energi gerak.



Rangkaian Power Window
(Toyota electrical wiring diagram work book)




 

Blogger news

Blogroll

About

Fambi Alda Triansyah 1401217 fambiefourze@gmail.com 0896694544XX